Home ⁄ 2017

Bisnis Makanan Rumahan yang Lagi Trend: Bisnis Makanan Vegan

Jika ditanya jenis bisnis apa yang “long lasting” atau bertahan untuk jangka waktu yang lama dan menjanjikan, apa jawaban Anda? Bagi Anda yang kurang tahu jawabannya, bisnis kuliner merupakan salah satu jawaban yang tepat. Tidak hanya bertahan untuk jangka waktu yang lama, bisnis kuliner malah tergolong kategori bisnis “everlasting” atau bertahan untuk selamanya. Pasalnya, jenis bisnis ini berhubungan dengan kebutuhan mendasar manusia yaitu pangan. Jadi sudah bisa dipastikan bisnis Anda akan selalu dibutuhkan oleh konsumen.

Akan tetapi, tidak serta merta Anda berjualan makanan dan berharap sukses. Kenyataan bahwa banyak sekali pesaing yang Anda hadapi bisa membuat bisnis kuliner Anda tidak berjalan seperti yang Anda inginkan. Kunci sukses di bisnis kuliner adalah menawarkan makanan dengan rasa yang enak, harganya masuk akal, dan satu lagi: ngetrend. Tentu saja untuk urusan trend ini Anda bisa mengikuti trend yang sedang ada.

makanan vegan - bisnis yang lagi trend

Anda bisa lihat apa yang sedang digemari dan ikut-ikutan mencicipi manisnya berjualan makanan yang sedang ngetrend. Atau, Anda bisa menawarkan sesuatu yang unik dan berharap akan menjadi trend. Memang kesannya untung-untungan akan tetapi jika Anda menjadi “trend setter” bisa dipastikan kesuksesan dengan ukuran masif akan menjadi milik Anda. Apakah Anda punya ide untuk itu?

Bisnis Makanan Khusus Vegan

Ya, seperti yang sudah dituliskan di atas, bisnis makanan yang diperuntukkan untuk orang-orang vegan atau yang hanya makan bahan makanan nabati bisa menjadi ide bisnis yang ngetrend. Apa yang menjadi latar belakangnya? Anda harus lihat bagaimana kepedulian orang-orang terhadap kesehatan menjadi semakin meningkat dengan drastis. Ini jugalah yang menjadi alasan mengapa industri bisnis kesehatan terutama yang berdasarkan pada herbal dan alam menjadi sangat populer belakangan ini. Nah, kenapa Anda tidak memanfaatkan keadaan ini untuk peluang bisnis Anda?

bisnis katering vegan

Dengan menawarkan makanan khusus vegan, Anda bisa membidik pangsa pasar yang segmented namun jumlahnya bertambah besar seiring berjalannya waktu. Malahan, Anda tidak hanya bisa menarik konsumen vegan saja. Orang-orang yang sebenarnya tidak melakoni pola diet vegan juga tetap bisa menjadi konsumen Anda.

Lalu jenis makanan apa yang Anda tawarkan? Karena konsep Anda adalah makanan khusus vegan, maka sudah bisa dipastikan Anda hanya akan menggunakan bahan-bahan yang berasal dari nabati. Akan tetapi, hal ini akan menemui tantangan karena masih banyak orang di luar sana yang merasa makan sayuran saja tidak akan memuaskan selera. Rasanya kurang enak. Atau asalan lainnya. Di sinilah peluang Anda untuk melakukan inovasi.

resep makanan vegan

Sebenarnya, Anda bisa membuat masakan yang menyerupai makanan dari bahan hewani namun terbuat dari soya atau kedelai. Ambil saja contoh soya yang diolah menjadi menyerupai daging ayam termasuk soal rasa dan teksturnya. Makanan seperti ini akan membuat orang menjadi sangat tertarik. Saya tidak akan membahas tentang bagaimana resep membuat makan tersebut karena sebenarnya Anda bisa mencari tahu sendiri dan malahan, Anda bisa bereksperimen sendiri.

Jangan takut untuk melakukan “trial and error” sampai Anda sendiri puas dengan masakan Anda. Sebelum mulai bisnis tersebut, ada baiknya Anda tanyakan ke orang-orang terdekat mengenai kualitas makanan yang Anda buat. Apakah sudah cukup atau perlu ada perubahan lagi dari segala hal termasuk menu, rasa, konsep, dan lain sebagainya. Ide di atas memang tidak wajib Anda ikuti. Ide tersebut bisa Anda anggap sebagai upaya untuk “brainstorm” dan Anda bisa mengaplikasikan ide Anda sendiri jika memang ada.

Tips Liburan Menyenangkan Bersama Si Kecil

Hi Moms! Bagaimana kabarnya moms dan si kecil? Tentunya baik-baik aja, bukan? Pastinya moms selalu berusaha merawat si kecil dengan baik. Melihat perkembangannya setiap hari selama masa pertumbuhannya memberi kebahagiaan yang tidak bisa diungkapkan.

Si kecil sudah cukup usia nih moms,  untuk diajak travelling, tentu moms ingin refeshing dan berwisata bersamanya. Tapi, bagaimana caranya ya bepergian bersamam kecil tapi tetap menyenangkan? Bukannya jalan-jalan sambil bayi agak ribet? Bagaimana kalo si kecil rewel di perjalanan? Ah, nggak kebayang deh bisa jalan-jalan sambil membawa si kecil! Tapi kepengen jalan-jalan sekeluarga. Bingung kan? Tenang, Moms! Jangan khawatir, ada solusinya kok!

 

liburan nyaman bersama bayi

Beberapa tips ini bisa moms praktekkan supaya agenda ke tempat wisata bersama keluarga tetap menyenangkan. Dan si kecil pun tidak ngerasa stress di jalan. Simak ya moms, tipsnya.

  1. Persiapan Matang

Ini sudah harus kudu bin wajib. Jangankan bawa si kecil, jalan-jalan bersama teman aja kita well prepared banget. Moms harus siapkan segala sesuatunya dari jauh-jauh hari. Karena akan membawa makhluk mungil yang tidak bisa bicara kalo capek, stress dan bête. Nah, ini beberapa persiapan yang harus moms lakukan.

  • Mencari tempat wisata yang aman untuk si kecil

Banyak brosing ya moms, untuk tau tempat wisata ini cocok ga bawa si kecil. Moms juga bisa bertanya di forum minta pendapat tentang satu tempat wisata. Pokoknya mah, sekarang dengan smartphone, moms ga akan susah cari informasi apapun.

Sebaiknya, moms mencari tempat wisata yang cuacanya normal, tidak panas juga tidak dingin supaya si kecil tidak kaget dengan pergantian cuaca yang ekstrim dan menjadi sakit.

  • Booking tiket pesawat dengan jadwal yang kid’s friendly

Pahamlah maksudnya. Moms tentu ga mau dong, jadwal tidur si kecil berantakan? Yang ada makhluk mungil ini akan stress dan rewel dan berubah jadi monster selama di perjalanan, hehee… Penerbangan di malam hari bisa jadi pilihan menyesuaikan jadwal tidur si kecil.  Jadi moms pun tidak kewalahan dan bisa beristirahat di pesawat.

Memilih hotel yang sesuai. Pilihlah hotel dengan fasilitas lengkap dan tentunya membuat moms dan si kecil nyaman seperti sedang berada di rumah. Moms bisa memilih family hotel yang menyediakan fasilitas untuk keluarga seperti kolam renang dan taman bermain untuk anak.

liburan bersama bayi

  1. Membawa Lengkap Peralatan Si Kecil

Buat ceklis perlengkapan yang harus dibawa sehingga tidak ada barang yang tertinggal. Moms bisa masukin daftar di bawah ini ke dalam ceklis:

  • Stroller dan gendongan bayi

Bawa kedua barang ini ya moms, biar deh repot sedikit daripada cape nggendong terus. Stroller juga akan bermanfaat sebagai tempat barang ketika si kecil sedang digendong.

  • Tas bayi beserta isinya

Untuk si kecil, lebih baik kebanyakan bawa baju daripada kurang. Prinsip ini tidak salah moms terapkan. Karena bayi dan balita sangat rentan kena penyakit jika memakai baju kotor atau basah. Bawa perlengkapan si kecil seperti mau pindahan ya moms, demi mencegah barang-barang penting si kecil tertinggal. Jika moms menggunakan pesawat terbang, jangan lupa membawa pelindung telinga untuk si kecil, agar dia merasa nyaman dan tidak terpengaruh suara mesin pesawat.

  • Bekal Makanan

Jika usia si kecil di atas 6 bulan, jangan lupa membawa bekal makanannya. Bayi masih harus makan makanan khusus dan lunak. Jadi, siapkan makanan dan cemilan yang biasa dimakan ketika di rumah. Moms juga bisa membawa buah seperti pisang yang bisa dimakan segera dalam perjalanan.

  • Kotak P3K

Kotak P3K ini penting untuk dibawa di setiap acara travelling keluarga. Dengan membawa anak, moms harus mengantisipasi setiap kemungkinan yang terjadi pada si kecil. Betadine, handstaplast, obat flu, paracetamol, obat batuk dan lainnya harus ada di kotak P3K.

Demikian sedikit tips yang mudah-mudahan bisa mengurangi kerempongan moms merencanakan perjalanan bersama keluarga. Happy Holiday, Moms!